Senin, 12 Desember 2011

Jiwa Muda Harus Mengerti Pajak

Pajak, kata-kata yang tidak asing lagi di kuping para warga Indonesia maupun dunia. Sebelum kita masuk lebih jauh lagi, kita pahami dulu apa arti atau definisi dari pajak. Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang , sehingga dapat dipaksakan dengan tiada mendapat balas jasa secara langsung. Pajak dipungut penguasa berdasarkan norma-norma hukum untuk menutup biaya produksi barang-barang dan jasa kolektif untuk mencapai kesejahteraan umum. Nah, sekarang teman-teman semua sudah tau kan apa itu pajak ?. Jangan hanya sekedar tau aja, tapi harus dimengerti, dipahami, dan ada tindakan yang nyata dari kita untuk membayar pajak, karena itu sudah menjadi kewajiban kita sebagai warga Indonesia. Dalam Undang-Undang, pajak menurut Pasal 1 angka 1 UU No 6 Tahun 1983 sebagaimana telah disempurnakan terakhir dengan UU No.28 Tahun 2007 tentang Ketentuan umum dan tata cara perpajakan adalah "kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang Undang, dengan tidak mendapat timbal balik secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Jadi alasan apa lagi untuk kita agar lolos dari pajak ?. Apa yang kita keluarkan itu semua untuk kita juga kelak ke depan. Walaupun kita tidak langsung menerimanya, tapi setidaknya banyak hal-hal kecil yang tak tampak atau tidak kita sadari hasil timbal balik dari kita membayar pajak. Contohnya ; BLT (bantuan langsung tunai), penerima subsidi BBM, fasilitas-fasilitas umum dan lainnya. Janganlah selalu melihat yang besar-besar saja, tapi sadari juga hal-hal yang kecil agar tidak terjadi kesalahpahaman. Mengapa saya mengatakan kesalahpahaman, karena menurut saya pribadi, banyak masyarakat yang bertanya-tanya, untuk apa kita membayar pajak dan apa hasil dari kita membayar pajak ?. Tanpa mereka sadari, mereka telah menikmati hasil dari membayar pajak itu sendiri, yaitu berjalan di atas jalan yang di buat oleh pemerintah, menggunakan telepon umum dan lainnya. Hal ini yang sangat kita sayangkan, mengapa masih banyak orang-orang yang malas membayar pajak. Bahkan bukan hanya kaum-kaum menengah kebawah yang tidak membayar pajak, tapi banyak juga kaum-kaum menengah ke atas yang berpendidikan tinggi juga tidak membayar pajak. Mengapa hal ini bisa terjadi ?. Itu semua kembali lagi kepada pribadi kita masing-masing. Pastinya salah satu alasan utama adalah karena kurangnya kemauan atau kesadaran terhadap pentingnya pajak. Oh iya, pajak mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara, khususnya di dalam pelaksanaan pembangunan karena pajak merupakan sumber pendapatan negara untuk membiayai semua pengeluaran termasuk pengeluaran pembangunan. Kita balik lagi ke pembahasan utama kita yaitu jiwa muda harus mengerti pajak. Memang yang kita ketahui pemuda pemudi sekarang mengetahui apa itu pajak dan wajib hukumnya untuk membayar pajak. Tapi yang menjadi masalah sekarang adalah kurangnya keinginan dan tingkat peduli mereka terhadap permasalahan di negeri ini. Seperti pada kasus Gayus Tambunan, permasalahan disini sangatlah parah dan memalukan menurut saya, karena penyelewengan dana yang dilakukan oleh Gayus Tambunan untuk menimbun kekayaannya. Dengan permasalahan itu, dapat membuat efek yang negatif bagi masyarakat. Mengapa saya berkata seperti itu?. Sekarang kita berpikir pakai logika, masyarakat telah mengetahui bahwa dana pajak yang telah mereka bayar kepada pemerintah malah digunakan untuk menimbun kekayaan. Hal ini menyebabkan masyarakat tidak mau lagi membayar pajak, mereka akan berpikir untuk apa saya membayar pajak toh hasilnya untuk menimbun kekayaan pribadi. Hal itu yang sangat kita takutkan jika terjadi di negeri ini. Jadi kepedulian dan tindakan para jiwa muda terhadap pajak sangatlah diharapkan, agar terjadi perubahan kesisi positif tentunya. Para jiwa muda bisa memulai dari diri sendiri kemudian mencari teman bila perlu membentuk satu komunitas atau organisasi peduli pajak di Indonesia. Mereka bisa melakukan sosialisasi betapa pentingnya membayar pajak dan pentingnya mengerti apa itu pajak yang sesungguhnya, untuk apa pajak itu dan buat siapa pajak itu. Dengan seperti itu, insyaallah para jiwa muda bisa mengerti dengan sesungguhnya apa itu pajak dan akan tertanam dalam dirinya kesadaran pentingnya membayar pajak. Kesadaran dan juga ilmu itu bisa diturunkan kelak kepada generasi selanjutnya kedepan. Sekarang kita harus berpikir jauh kedepan, walaupun orang berkata kita ini masih muda, belum pantas berpikir jauh kedepan. Bagi saya pribadi itu salah besar. Kita hidup sekarang harus mempunyai pemikiran kedepan, apa yang akan kita lakukan kelak di masa depan harus kita persiapkan mulai sekarang, dan apa yang harus kita lakukan sekarang untuk menggapai target kita dimasa depan. Jadi jika kita terapkan dari sekarang betapa pentingnya pajak itu, maka kelak kedepan generasi-generasi mudanya akan berjalan di jalan yang lurus apalagi bagi calon-calon pemimpin kedepan. Sangatlah penting menanamkan sejak muda betapa pentingnya pajak itu, agar kelak di saat ia memimpin tidak terjadi lagi kasus-kasus mengenai pajak yang sebenarnya sangatlah memalukan karena dilakukan oleh orang yang berpendidikan. Banyak juga kita melihat sekarang pemuda pemudi menghakimi secara verbal para pidana kasus pajak di Indonesia. Mereka hanya bisa berkata karena pidana telah dinyatakan bersalah di persidangan, tapi apakah mereka mengerti sepenuhnya tentang apa itu pajak ?, dan apakah mereka dapat menjamin jika suatu saat mereka berada pada posisi pidana kasus pajak itu mereka tidak akan melakukan kesalahan yang sama ?. Saya rasa tidak, karena pada dasarnya mereka belum mengetahui dengan sepenuhnya hal-hal dan seluk beluk tentang pajak. Jadi jika dasarnya seperti itu, mana mungkin mereka bisa mengelak dari kesalahan-kesalahan para pidana kasus pajak tersebut. Jadi mulai dari sekarang, tidak perlu menunggu lagi, tidak ada yang perlu di tunggu. Tunjukkan jika kita memang cinta tanah air ini, maka pedulilah pada pajak di Indonesia. Jangan hanya bisa mengoceh aku cinta negeri ini, tapi tidak peduli dengan masalah pajak di negeri ini. Kalau begitu sama aja bohong. Buktikan dengan tindakan, ingat talk less do more jangan do less talk more. Jika do less talk more maka hasilnya akan berabe alias hancur. Jadi bagi para pemuda pemudi Indonesia, bukalah mata, hati dan pikiran untuk menanam pengetahuan betapa pentingnya pajak, agar negeri yang sama-sama kita cintai ini bisa maju dan tidak dipandang sebelah mata oleh negara-negara di luar sana. Jangan menciptakan image buruk lagi buat negeri kita ini. Mari jiwa-jiwa muda, bersatulah untuk membangun dan membangkitkan negeri yang kita cintai ini. Khususnya di bidang pajak yang mungkin di anggap sepele oleh masyarakat di zaman ini yang sebenarnya masalah itu berpengaruh besar dalam kemajuan negara kita ini. Daripada mengambil jalan demo untuk menegakkan keadilan di negara ini, alangkah lebih baiknya dengan cara mensosialisasikan pentingnya pengetahuan pajak di Indonesia ini bagi para jiwa muda. Dengan cara seperti itu saya kira lebih efektif dan aman, dan juga dapat menyindir dengan halus namun tepat sasaran para petinggi negara ini yang menyeleweng pada kasus pajak di Indonesia. Mungkin di aceh ini jika kita bertanya kepada pemuda pemudinya bagaimana pendapat anda tentang pajak dan apakah anda peduli terhadap pajak di Indonesia ?. Saya yakin semua akan menjawab peduli dan mereka menilai permasalahan pajak yang terjadi di Indonesia sudah masuk nominasi serius. Tapi jika kita melihat dari segi tindakan, hanya sebagian kecil saja yang peduli terhadap pengetahuan dan masalah pajak. Mengapa ini bisa terjadi ?. Menurut saya ini terjadi karena kurangnya perhatian dan fasilitasi kepada jiwa muda yang peduli terhadap pajak. Ayo pemuda pemudi, tunjukkan semangat muda yang membara. Tunjukkan kita bisa walaupun kurangnya perhatian dan fasilitasi untuk menyadari jiwa jiwa muda yang buta terhadap pajak. Tunjukkan kecintaan kita terhadap negeri ini, tunjukkan kepedulian kita terhadap perkembangan pajak di Indonesia ini. Bangunkan teman-teman disekitar kita, tidak ada lagi waktu untuk tidur menghadapi masalah pajak di Indonesia. Sudah saatnya bergerak dan melakukan sesuatu untuk negeri ini walaupun sekecil apapun itu. Itu lebih baik dari pada hanya berkoar tanpa tindakan. Sudah saatnya garuda muda mengepakkan sayapnya untuk menghilangkan debu-debu hitam di bumi pertiwi. Janganlah terus bersemayam didalam kandang, jangan pungkiri bahwa negara kita sedang berada dalam masalah serius tentang pajak. Masalah yang dapat menghambat perkembangan negara kita. Masalah yang dapat merusak image negara kita. Masalah yang dapat membuat negara kita di anggap tidak ada apa-apanya oleh negara luar. Jadi, mulai sekarang, jiwa jiwa muda bangkitlah. Tanamkan kepedulian terhadap pajak. Lakukan dengan tindakan, jangan dengan ucapan. Karena yang dibutuhkan oleh negara ini adalah bukti, bukan hanya janji-janji manis yang perlahan tanpa kita sadari malah mendorong kita kedalam jurang kehancuran.

0 komentar:

 
Copyright © 2010 Life and Music. All rights reserved.